Lantik Tiga Pejabat Fungsional, Kakanwil Kemenag Sultra : Jabatan Bukan Sekadar Kenaikan Grade

0
540
Suasana pelantikan tiga pejabat fungsional baru oleh Kakanwil Kemenag Sultra, H Mansur

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., M.A., secara hybrid melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan tiga pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Sultra.

Pelantikan berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (9/6/2026).

Bertindak sebagai saksi pelantikan, Kabid Penaiszawa H. Jamaluddin dan Pembimas Hindu I Komang Sukeyasa.

Pelantikan juga disaksikan secara daring oleh Kabag Tata Usaha, Hj. Erna Kemala Raden, dari Arab Saudi.

Acara ini dihadiri oleh para pejabat administrator, ketua tim kerja, dan sejumlah ASN lingkup Kanwil Kemenag Sultra.

Pelantikan tersebut meliputi Jabatan Fungsional Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Madya, Analis SDM Aparatur Pertama, serta Perencana Madya. Salah satu pejabat yang dilantik mengikuti prosesi secara daring dari Arab Saudi.

Tiga pejabat fungsional yang dilantik yakni Oma Irama SPd MH sebagai sebagai Analis SDM Aparatur Ahli Madya pada Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara;

Lalu Muhammad Affandi ST sebagai Perencana Ahli Madya pada Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara;

Dan, La Ode M Subhan SPd sebagai Analis SDM Aparatur Ahli Pertama pada Kantor Kementerian Agama Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik atas kepercayaan yang diberikan negara.

Ia menegaskan bahwa jabatan fungsional bukan sekadar peningkatan jenjang karier, tetapi juga amanah besar dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional dan berbasis merit.

“Negara sangat konsisten meningkatkan kesejahteraan ASN. Namun lebih dari itu, kenaikan jabatan harus diiringi dengan peningkatan kinerja, kompetensi, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Kakanwil menjelaskan bahwa Analis SDM Aparatur memiliki peran strategis dalam memastikan manajemen ASN berjalan objektif, profesional, dan berbasis sistem merit.

Menurutnya, pejabat fungsional SDM harus mampu menjadi motor penggerak pengembangan talenta ASN di lingkungan Kementerian Agama.

“Analis SDM harus mampu melakukan pemetaan kompetensi, penguatan kapasitas ASN, serta menjadi bagian penting dalam proses promosi, mutasi, dan pengembangan karier aparatur,” ungkapnya.

Sementara itu, kepada pejabat fungsional Perencana, Kakanwil menekankan pentingnya menghadirkan perencanaan yang visioner, terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Perencana harus mampu menerjemahkan visi organisasi menjadi program dan target yang terukur sehingga cita-cita organisasi dapat diwujudkan secara nyata,” sambungnya.

Kakanwil juga menyampaikan tiga pesan penting kepada pejabat yang dilantik.

Pertama, terus meningkatkan kapasitas diri dan belajar mengikuti perkembangan regulasi, teknologi digital, serta dinamika masyarakat.

Kedua, membangun budaya kerja kolaboratif lintas sektor. Ketiga, menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi kemajuan organisasi.

“Tunjukkan bahwa jabatan fungsional bukan sekadar kenaikan grade dan tunjangan, tetapi ruang untuk mengaktualisasikan diri dalam menghadirkan inovasi bagi kemajuan kantor,” tegasnya.

Mansur juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan hanya disaksikan oleh manusia, tetapi juga merupakan perjanjian moral, spiritual, dan profesional yang akan dimintai pertanggungjawaban di dunia maupun akhirat.

“Setiap kita adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan,” tandasnya. (***)

Reporter : sawar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini