Kota Kendari Pamerkan Produk Unggulan di HUT ke-45 Dekranas Nasional

0
487
Keikutsertaan Kota Kendari dalam ajang HUT Dekranas Nasional di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dimanfaatkan memamerkan sejumlah produk industri unggulan lokal sekaligus melihat berbagai potensi di Balikpapan yang bisa dikembangkan di Kota Kendari

MCNEWSULTRA.ID, Balikpapan – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kendari turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dekranas yang digelar di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 9–11 Juli 2025.

Ajang nasional ini diikuti oleh perwakilan dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia, dengan fokus mempromosikan produk UMKM lokal.

Dekranasda Kota Kendari hadir dengan membawa beragam produk unggulan, mulai dari tenun khas Kendari bermotif etnik, kerajinan tangan berbahan alami, hingga makanan olahan khas yang dikemas modern.

Dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Kendari, Shintya Putri Anawula, rombongan juga melibatkan pejabat terkait seperti Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Syafiruddin serta Kominfo Kota Kendari, Sahurianto.

Istri Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman itu menuturkan, keikutsertaan ini bukan sekadar promosi, melainkan upaya serius untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperluas jaringan pasar.

“Kami ingin memperkenalkan potensi Kendari ke tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus mendukung inovasi dan daya saing pelaku UMKM,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, UMKM, dan Koperasi Kota Kendari, Syarifuddin, juga bertemu dengan Kadis Kadis Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar.

Pertemuan ini fokus membahas model kios penyeimbang harga dan penguatan koperasi sebagai solusi stabilisasi ekonomi.

Syarifuddin menyatakan, kunjungan ini bertujuan menimba pengalaman dari kesuksesan Balikpapan dalam mengelola Pasar Inpres dan Pasar Rakyat, termasuk mekanisme kios penyeimbang harga.

“Model kios ini layak diterapkan di Kendari untuk transparansi harga dan perlindungan konsumen,” katanya.

Pada momen itu Syarifuddin mengunjungi Kios Penyeimbang Harga yang menjual bahan pokok dengan harga stabil sesuai standar pemerintah sebagai solusi konkret inflasi.

“Kios ini menjadi acuan harga pokok, sekaligus alat tekan inflasi yang efektif,” tuturnya.

Di sisi lain melakukan Studi tiru Koperasi Merah Putih Balikpapan yang sukses memberdayakan UMKM. (ist)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini