
MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) kini menjadi tren modernisasi pelayanan di beberapa daerah. Saat ini baru Kabupaten Bombana yang sudah memiliki gedung pusat MPP. Konsep yang digaungkan pemerintah pusat dalam Program Gerakan Indonesia Melayani itu juga ternyata menjadi perhatian Pemerintah Kota Kendari ke depan.
Meski tidak sekomplit syarat MPP, namun konsep MPP versi Pemkot Kendari lebih bertema One Stop Service (OSS) atau pelayanan satu atap. Rencananya bagian lantai dasar bangunan senilai Rp 150 miliar itu akan dipugar jadi mall pelayanan publik.
“Mall pusat pelayanan publik itu ada di lantai dasar, program one stop service itu melibatkan Disdukcapil, Bapenda dan PTSP, perbankan, kepolisian dan lainnya,” ungkap Wali Kota Sulkarnain Kadir saat inspeksi mendadak (sidak) pembangunan kantor baru wali kota, Sabtu (27/3/2021).
Pelayanan OSS itu nanti, kata dia, upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam pelayanan perizinan usaha maupun bangunan, administrasi kependudukan, transaksi perbankan, STNK, SKCK, SIM dan sebagainya. Jadi, kantor baru konstruksi sembilan lantai itu bukan sebatas kantor pelayanan administrasi pemerintahan.
“Jadi kemudahannya, masyarakat yang berurusan tidak lagi harus kemana-mana atau bolak-balik, waktu dan energi pasti tersita. OSS itu bentuk pelayanan terintegrasi dan perluasan fungsi pelayanan. Kami sudah bicara dengan instansi atau lembaga lain guna membuka konter layanan di gedung baru nanti,” terangnya.
Sementara itu, Sekda Kota Kendari Hj Nahwa Umar mengatakan, sidak wali kota di lokasi pembangunan gedung baru guna memastikan sejauhman progres realisasi pembangunan fisik.
“Pengerjaan proyek ini harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan sehingga berjalan lancar dan aman. Sidak itu pada beberapa konstruksi ruang yang kelak menjadi basis pelayanan masyarakat umum,” kata Nahwa. (***)
Reporter ; Juhartawan





