MCNEWSULTRA.ID, Tirawuta – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) memutuskan untuk mengaktifkan kembali kegiatan pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan mulai Senin, 10 Februari 2025.
Keputusan ini diambil setelah intensitas gempa bumi tektonik yang melanda wilayah tersebut sejak 24 Januari 2025 menunjukkan tren penurunan.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Koltim Nomor 100.3.4.2/126 Tahun 2025 tentang imbaun Pasca Bencana Gempa Bumi, yang diterbitkan pada 9 Februari 2025.
“Berdasarkan evaluasi, frekuensi gempa—baik yang dirasakan maupun tidak—terus menurun. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan pihak berwenang,” jelas Bupati Koltim, Abd Azis dalam surat edaran tersebut.
Dalam edarannya, bupati menyampaikan lima poin penting yaitu Pertama, tetap tenang namun waspada dan menghindari kepanikan jika gempa susulan terjadi.
Kedua, masyarakat juga diminta segera melaporkan kerusakan ke pemerintah setempat dan tidak menyebar informasi tidak valid.
Ketiga, Patuhi arahan pihak berwenang, termasuk BPBD dan instansi terkait.
Keempat, sekolah wajib edukasi mitigasi bencana yakni aktivitas belajar dimulai kembali dengan memberikan pemahaman kepada siswa tentang tindakan saat gempa.
Terakhir, peran tokoh masyarakat untuk memimpin doa bersama untuk ketabahan dan perlindungan.
Sebelumnya, kegiatan sekolah di Koltim dihentikan sementara sejak 30 Januari 2025 melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/67 Tahun 2025 akibat potensi gempa berkelanjutan.
“Kami berharap pemulihan aktivitas belajar berjalan lancar. Solidaritas dan kewaspadaan kolektif adalah kunci,” tandas Azis.
Pemkab Koltim juga mengingatkan sekolah untuk menyiapkan prosedur evakuasi darurat guna mengantisipasi kemungkinan terburuk. (***)
Reporter : wawan




