Hasil Pemantauan SPBU-N Sapoiha Bakal Dievaluasi

0
346
Dinas Perikanan Kolut saat memantau aktivitas SPBU-N Sapoiha (kiri). Ketua Komisi III DPRD Kolut Abu Muslim (kanan).

MCNEWSULTRA.ID, Lasusua – Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka Utara sudah melakukan pemantauan aktivitas SPBU-N Sapoiha, Kecamatan Watunohu kurang lebih sebulan terhitung 11 Oktober – 11 November 2021.

Kini instansi tersebut berencana melaporkan hasil pantauan mereka tersebut ke Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolut usai Paripurna DPRD terkait penetapan APBD Tahun 2022.

“Saya sudah sampaikan secara lisan ke Ketua Komisi III dan saat ini teman-teman Dinas Perikanan tengah menghimpun semua data yang nantinya akan disampaikan melalui rapat di Komisi III,” katanya, Kamis (17/11/2021).

Dikatakan, persoalan SPBU-N Sapoiha sebelumnya sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dewan. Jadi hasil pemantauan pun juga akan disampaikan dalam rapat resmi.

“Rencananya kami akan meminta ke Komisi III agar dalam rapat tersebut dihadirkan juga pengelola SPBU-N, dan OPD terkait termasuk Dinas Perdagangan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kolut, Abu Muslim menuturkan, pihaknya siap menerima dan menggelar rapat terkait hasil pantauan di SPBU-N Sapoiha karena selama ini dirinya bersama anggota Komisi III lainnya belum pernah menerima laporan hasil pantauan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Dinas terkait. Komisi III siap karena selama ini kami memang belum pernah menerima laporan hasil pantauan Dinas Perikanan,” terangnya.

Jadi dewan, tambahnya, akan menunggu surat resmi dari Dinas Perikanan ke DPRD Kolut. Kalau Minggu ini pemberitahuan resminya sudah masuk maka legislatif akan menjadwalkan sesegera mungkin.

“Pada prinsipnya kami di DPRD menunggu penyampaian resmi instansi terkait,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dinas Perikanan melakukan pemantauan pendistribusian BBM subsidi di SPBU-N Sapoiha hanya untuk memastikan BBM jenis solar dan premium yang peruntukannya Nelayan di Kolut betul-betul tepat sasaran.

Selain sebagai bentuk tanggung jawab instansi terkait kepada nelayan kebijakan tersebut diambil atas kesepakatan bersama Komisi III pada saat RDP Senin, (11/10/202)1 lalu, tentang dugaan penyalahgunaan BBM Subsidi jenis solar oleh oknum pengelola SPBU-N Sapoiha. (***)

Reporter : Andi Momang

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini