FRSBW Protes Zona Pertambangan di Konkep

0
406
Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) saat beberapa waktu lalu berunjuk rasa di DPRD Konkep. (FOTO: KARDIN)

MCNEWSULTRA.ID, Langara – Meski sejauh ini usulan konsep Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Konawe Kepulauan masih dalam kajian Kementerian ATR/BPN, namun sempat mengemuka kemungkinan tetap memasukkan item zona pertambangan dalam konsep RTRW tersebut.

Belum ada keputusan final soal itu. Namun sebagian masyarakat sudah bereaksi tetap memprotes adanya kawasan pertambangan di Konkep. Salah satunya dari Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW).

Reaksi itu ditunjukkan dengan menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati Konkep, Rabu (31/3/2021). Menurut mereka, investasi pertambangan kerap berujung masalah seperti modus pencaplokan lahan milik masyarakat oleh pengusaha tambang, merusak kawasan ekosistem yang menjadi pusat mata pencaharian masyarakat dan lainnya.

“Kami mendesak agar pemerintah dan DPRD tidak memasukkan zona pertambangan dalam draft RTRW di Konkep. Bila keinginan masyarakat ditolak, kami akan duduki Kantor DPRD Konkep sebagai bentuk protes,” ungkap Koordinator Lapangan (Korlap), Hurlan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Konkep, Safiuddin Alibas mengatakan, hingga saat ini RTRW Konkep masih tahap proses belum final. Namun ia mengaku belum bisa memberikan penjelasan lebih detail karena masih berada di luar kota.

“Nanti pulang baru kita diskusi, karena jangan sampai penjelasannya sepotong-sepotong,” kata Safiuddin saat dikonfirmasi via selulernya. (*)

Reporter : Kardin
Editor : Juhartawan

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini