DPRD Kolut Sepakat ‘Kocok Ulang’ Lelang Sisa Proyek Bermasalah

0
324
Suasana RDP DPRD Kolaka Utara bersama jajaran TAPD membahas realisasi sejumlah proyek jalan di Kota Lasusua, Rabu (19/5/2021)

MCNEWSULTRA.ID, LasusuaDPRD Kolaka Utara sepakat sisa realisasi fisik proyek Jalan Kosali, Desa Olo-oloho, Kecamatan Pakue dilelang ulang. Seperti diketahui, proyek senilai Rp 10, 580 miliar itu tidak tuntas, menyusul rekanan proyek PT Wulandari Perkasa tidak menuntaskan kegiatan secara keseluruhan.

Buntutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kolut men-blacklist perusahaan tersebut karena dianggap melakukan tindakan wanprestasi. Dari keseluruhan kegiatan proyek, masih ada anggaran sisa sebesar Rp 1,6 miliar belum digunakan.

“Hasil rapat dengar pendapat dewan bersama jajaran TAPD dihadiri Asisten III, Inspektorat, Dinas PUPR, Bappeda dan BKD, menyepakati pengaspalan Jalan Kosali berlanjut,” ungkap Ketua DPRD Kolut, Buhari Djumas, Rabu (19/5/2021).

Menurutnya, Kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam MoU, sesuai dengan arahan tertulis dari BPKP usai mengaudit proyek bermasalah itu. Selain itu, rekanan yang sudah di-blacklist tidak boleh dilibatkan lagi.

Kadis PUPR Kolut, Mukramin menegaskan hal serupa bahwa sudah ada RDP membahas proyek Jalan Kosali itu. Namun sisa anggaran proyek tak lagi masukkan dalam item SiLPA karena penggunaannya mesti menunggu ketuk palu APBD perubahan.

“Kalau harus menunggu berarti kasihan masyarakat, dan menambah akan beban biaya. Karena itu lahir solusi untuk dilanjutkan dengan MoU untuk saling mengikat,” katanya.

Ditegaskan pula, MoU eksekutif dan legislatif itu menjadi kesepakatan tanggung jawab bersama melanjutkan proyek tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari pinjaman daerah. Jadi anggaran itu nanti tidak lagi digeser untuk kegiatan lain.

Selain itu, tambahnya, tahun 2021 ini ada tiga titik proyek pengaspalan jalan di antaranya  dalam Kota Lasusua dikerjakan tahun 2021 mengunakan APBD Reguler dengan target di antaranya kelanjutan pengaspalan. di Desa Bangsala Kecamatan Porehu, pengaspalan Jalan Desa Latawaro Kecamatan Lambai dan pengaspalan ruas jalan dalam Kota Lasusua, yakni area tugu kelapa arah menuju Desa Pitulua.

“Di situ termasuk pembangunan satu unit duecker. Selain pengaspalan, juga ada pembangunan dan rehab tugu di tiga titik, yakni: tugu di persimpangan Desa Watuliwu, tugu di persimpangan Desa Tojabi dan tepat rumah jabatan. Lalu Tugu kerbau juga akan kita rehab tahun ini,” jelasnya. (***)

Reporter : Andi Momang

 

Komen FB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini