Dewan Kota Usul Program Infrastruktur Fokus Penanganan Banjir

0
166
Sekretaris Fraksi Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) DPRD Kota Kendari, Novi Anna. (FOTO: Ist)

MCNEWSULTRA.ID, Kendari – Pemerintah Kota Kendari bersama DPRD setempat telah menyepakati Dokumen Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2021.

Wali kota Kendari Sulkarnain Kadir, secara garis besar telah menyampaikan arah pengalokasian APBD-P 2021 itu. Meski tujuh fraksi menyetujui RAPBD-P itu, mayoritas tetap memberikan sejumlah catatan.

Fraksi Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) misalnya, melalui anggotanya Novi Anna mengharapkan, agar prioritas APBD-P tidak hanya untuk penanganan Covid-19 saja. Namun juga harus tetap memperhatikan pembangunan infrastruktur.

“Semisal pembangunan drainase guna mengantisipasi banjir yang masih terjadi di sejumlah titik. Selain itu pemulihan ekonomi juga perlu langkah dan tindakan nyata dari pemerintah,” cetus Politisi Demokrat itu.

Menyikapi itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku terkait penanganan banjir saat ini, pemerintah Kota Kendari telah membangun jaringan saluran drainase di 11 kecamatan sepanjang 29.644 meter.

Teranyar, lanjut Ketua Kwarcab Kota itu menjelaskan, Pemkot Kendari bekerjasama dengan Kementerian PUPR telah membangun kolam retensi guna menangani permasalahan banjir.

“Alhamdulillah hampir semua titik genangan banjir telah tertangani dengan baik dan diharapkan dapat dituntaskan di tahun-tahun mendatang,” ujar Ketua Pengcab ISSI Sultra itu. (***)

Reporter : Juhartawan

Komen FB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here